Mitos dan Fakta Seputar Minuman Dingin

Benar gak sih, minuman dingin akan membuat kita gemuk?

Mitos dan Fakta Seputar Minuman Dingin

Segelas minuman dingin terbukti ampuh melepaskan rasa dahaga ketika cuaca terik dibanding dengan minuman panas. Selain mencampurkan es ke dalam minuman, suhu dingin juga dapat diperoleh dengan cara menyimpan minuman dalam lemari pendingin sebelum dinikmati. Nah, pada kesempatan ini kami coba membahas mitos dan fakta seputar minuman dingin yang harus kamu ketahui. Penasaran apa saja itu? Yuk, simak bersama penjelasannya berikut.

Mitos atau Fakta Minuman Dingin Buat Gemuk.

Masyarakat selama ini percaya bila minuman dingin mampu menggemukan badan. Sebenarnya ini hanya mitos yang terbentuk karena banyak orang merasa kurang nyaman saat lemak dari sisa makanan yang menempel pada gigi, lidah, serta rongga mulut membeku setelah minum minuman dingin. Jadi, mereka berpikiran jika minuman dingin juga dapat membekukan lemak dalam tubuh sehingga berisiko gemuk. Menurut Journa of Clinical Endocrinology and Metabolism faktanya air dingin yang dikonsumsi justru akan menaikkan suhu tubuh dan tidak mungkin membekukan lapisan lemak dalam tubuh. Berbeda halnya bila minuman dingin tersebut dicampur dengan gula, sirup, dan bahan pemanis lainnya yang tinggi kalori.

Beli gelas kaca berkualitas dengan harga kompetitif serta gratis ongkos kirim disini.

Mitos atau Fakta Minuman Dingin Mampu Menurunkan Suhu Saat Kepanasan.

Sangat wajar jika kita mudah haus ketika merasa kepanasan sebab itu adalah respon tubuh yang membutuhkan cairan untuk mendinginkan suhu tubuh. Bila selama ini kita pikir minuman dingin dapat mengatasi rasa haus, ternyata hal itu keliru. Sebab University of Ottawa justru membuktikan bila dalam kondisi tertentu, minuman hangat adalah pilihan terbaik mendinginkan suhu tubuh. Alasannya, karena air hangat akan memicu pengeluaran keringat, jadi suhu tubuh dapat turun lebih cepat. Sebaliknya air dingin justru akan membuat keringat cepat berhenti bahkan sebelum suhu tubuh menurun.

Mitos atau Fakta Jangan Minum Minuman Dingin Saat Haid.

Bagi wanita yang sedang haid sering dianjurkan agar tidak minum minuman dingin. Sebab, menurut kepercayaan masyarakat minuman dingin membuat darah haid tidak lancar dan tersisa di dinding rahim. Jika sudah demikian, maka dapat menimbulkan risiko miom, kista, sampai kanker rahim. Ini sebenarnya hanya sebuah mitos yang sudah ada sejak lama. Fakta sebenarnya adalah darah haid hanya dipengaruhi oleh hormonal serta psikologis saja. Jadi, tidak perlu kuatir untuk mengonsumsi minuman dingin ketika sedang haid.

Mitos atau Fakta Minuman Dingin Dapat Membuat Perut Buncit.

Kebiasaan minum minuman dingin dapat membuat perut buncit merupakan sebuah fakta yang harus kamu ketahui. Sebab, minuman dingin membuat asupan makan yang kita konsumsi sehari – hari akan menjadi bantalan lemak yang tertimbun dalam tubuh. Untuk mencegahnya, kamu dapat melakukan olahraga yang cukup. Selain minuman dingin, terdapat beberapa penyebab lain yang membuat perut buncit, diantaranya minuman bersoda serta sering makan mie instan.

Mitos atau Fakta Minuman Dingin Memperlambat Proses Pencernaan.

Pencernaan merupakan suatu proses yang membutuhkan suhu panas. Oleh karena itu, supaya proses pencernaan dapat bekerja optimal dibutuhkan makanan hangat, makanan yang dimasak, ataupun minuman hangat. Masuknya minuman dingin ke dalam tubuh malah akan memadamkan proses panas yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.Akibatnya, proses pencernaan menjadi terganggu dan perut pun terasa tidak nyaman.

Demikianlah ulasan mengenai mitos dan fakta seputar minuman dingin yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi anda. Terima kasih