Kenali Gejala Umum Penyakit Diabetes

Penderita diabetes awalnya akan mengeluh sakit kepala, badan terasa lemas, serta tidak bertenaga.

Kenali Gejala Umum Penyakit Diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit mematikan yang telah menelan banyak korban di Indonesia, seperti pelawak  Omaswati yang meninggal pada hari Sabtu, 18 Juli 2020 kemarin. Untuk melakukan penanganan dengan cepat dan tepat, sangat penting bagi kita mengenali gejala umum penyakit diabetes sejak dini. Dan oleh sebab itu, kami merangkum beberapa gejala umum penyakit diabetes khusus bagi Anda.

1. Sering Buang Air Kecil.

Bila kamu akhir – akhir ini sering bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil, sebaiknya harus waspada. Alasannya, karena selalu ingin buang air kecil termasuk ciri – ciri dari diabetes. Apalagi bila kamu mengalaminya di malam hari yang membuat kamu sering terbangun tengah malam. Menurut dunia medis, ciri – ciri diabetes ini dikenal dengan poliuria. Hal ini terjadi akibat kadar gula yang terlalu tinggi sehingga ginjal tidak dapat menyerap semua gula dalam tubuh dan akhirnya mengeluarkan kelebihan gula darah melalui urin. Untuk mengencerkan air kencing yang kental, secara otomatis ginjal akan mengambil lebih banyak cairan dari tubuh sehingga Anda lebih sering untuk kencing.

2. Mudah Haus.

Bukan hanya sering buang air kecil saja, tetapi juga gejala khas dari diabetes adalah mudah haus (polidipsia). Rasa haus yang dialami penderita diabetes akan berbeda dari rasa haus biasanya karena tidak akan hilang meski sudah minum. Gejala ini terjadi karena tubuh memerlukan asupan cairan lebih banyak untuk menggantikan cairan tubuh yang telah banyak hilang lewat urin.

3. Cepat Merasa Lapar.

Cepat merasa lapar merupakan gejala umum diabetes yang sering disepelekan. Kondisi ini kerap muncul ketika Anda baru saja mengonsumsi makanan berat. Penyebabnya, hormon insulin yang tidak bekerja secara optimal. Hormon insulin bekerja untuk merubah makanan yang masuk ke dalam tubuh menjadi glukosa. Kandungan glukosa berguna sebagai sumber energi untuk setiap sel, jaringan, maupun organ tubuh. Bila tubuh gagal memproduksi insulin atau tidak merespon insulin dengan baik, kebutuhan energi Anda tidak akan terpenuhi walaupun sudah makan. Dampaknya, gejala diabetes ini akan muncul karena tubuh merasa belum memperoleh sumber glukosa.

4. Turunnya Berat Badan Secara Drastis.

Buat kamu yang mengalami penurunan berat badan drastis meski sedang tidak diet, harus hati – hati karena bisa jadi itu adalah gejala diabetes. Produksi insulin yang kurang membuat tubuh penderita diabetes secara otomatis terus memecah lemak dan otot guna dijadikan sumber energi pengganti. Perlu kamu ketahui, jika otot yang terdapat dalam tubuh Anda menyumbang berat badan sekitar 45 persen pada pria dan 36 persen pada wanita.

5. Luka Lama Sembuh.

Gejala berikutnya dari penyakit diabetes adalah infeksi, memar, bekas gigitan serangga, atau luka yang tidak kunjung sembuh. Gejala ini terjadi karena kadar gula yang tinggi membuat dinding pembuluh darah arteri mengeras dan menyempit. Sehingga aliran darah yang kaya oksigen dari jantung menuju ke seluruh tubuh menjadi terhambat. Padahal, bagian tubuh yang terluka sangat membutuhkan oksigen serta nutrisi yang terkandung dalam darah agar cepat sembuh. Hal inilah yang membuat sel – sel dalam tubuh kesulitan untuk memperbaiki saraf serta jaringan yang rusak. Hasilnya, proses penyembuhan luka terbuka pada penderita diabetes cenderung lebih lambat. Selain itu, penurunan sistem kekebalan tubuh juga membuat luka sedikit saja dapat jadi infeksi parah yang susah diobati.

Kami menjual aneka peralatan memasak berkualitas yang aman bagi kesehatan.

6. Kulit Kering.

Penderita diabetes umumnya akan mengalami beberapa masalah kulit kering, gatal, bersisik, ataupun pecah – pecah. Kondisi ini bahkan sudah dibuktikan oleh American Diabetes Association yang menunjukkan jika 1 dari 3 orang akan mengalami kondisi ini. Kemunculan masalah kulit pada penderita diabetes disebabkan tubuh kehilangan banyak cairan lewat urin sehingga kulit kehilangan kelembapannya. Selain itu, gejala kulit kering juga dapat terjadi karena berkurangnya sensitivitas saraf serta terhambatnya sirkulasi darah. Tingginya kadar gula darah akan memengaruhi sistem kerja sistem saraf serta membuat tubuh memproduksi lebih banyak zat sitokin (protein kecil untuk pensinyalan sel). Kelebihan zat sitokin akan menyebabkan peradangan dengan reaksi kulit kering, pecah – pecah, serta gatal. Pada kulit penderita diabetes juga kerap muncul bercak hitam bahkan keriput yang terjadi akibat produksi pigmen berlebih.

7. Penglihatan Terganggu.

Seiring bertambahnya usia kita akan mengalami penurunan penglihatan. Akan tetapi, jika kamu sering mengeluhkan beberapa gangguan seperti penglihatan kabur, buram, ataupun keruh sejak usia muda, maka bisa jadi itu adalah gejala diabetes. Kadar gula darah yang tinggi bisa membuat saraf rusak dan pendarahan pada pembuluh darah mata. Pada kasus yang lebih parah, gangguan penglihatan akibat diabetes dapat memicu risiko katarak, glaukoma, sampai kebutaan permanen.

8. Lemas serta Sakit Kepala.

Penderita diabetes awalnya akan mengeluh sakit kepala, badan terasa lemas, serta tidak bertenaga. Ada dua alasan kuat yang dapat membuat munculnya ciri – ciri diabetes tersebut, yakni tingginya kadar gula darah atau hipoglikemia terlalu rendah. Selain disebabkan ketidakseimbangan kadar gula dalam tubuh seseorang, gejala diabetes ini juga dapat muncul karena insulin dalam tubuh tidak bekerja optimal atau tidak cukup dihasilkan. Insulin sendiri berperan mengangkut glukosa dari darah ke sel – sel tubuh untuk dimanfaatkan sebagai energi. Saat pankreas tidak dapat menghasilkan insulin dengan cukup atau insulin tidak bekerja optimal, artinya gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel – sel tubuh. Sehingga tubuh terasa lemas, lesu, tidak bertenaga, dan sakit kepala. Gejala ini umumnya muncul beberapa saat setelah makan.

9. Gusi Bengkak.

Gejala diabetes juga dapat terjadi dengan munculnya masalah pada gigi dan gusi, seperti gusi bengkak ataupun berdarah. Orang sehat mempunyai sistem kekebalan tubuh untuk melawan bakteri di mulut. Sementara penderita diabetes dengan sistem imun rendah sangat rentan terhadap infeksi, termasuk infeksi karena bakteri dalam mulut.

10. Kesemutan.

Kesemutan adalah gangguan pada kaki dan tangan yang dapat disebabkan oleh banyak faktor. Akan tetapi, pada banyak kasus kesemutan di tangan dan kaki yang berlangsung lama dan berulang bisa jadi gejala kerusakan saraf yang disebabkan oleh penyakit sistemik seperti diabetes. Pada istilah medis, munculnya gejala diabetes yang mengakibatkan kerusakan saraf ini disebut neuropati perifer. Bila tidak ditangani dengan cepat, maka gejala ini akan berakibat penurunan gerak sampai cacat.

Demikianlah informasi terkait gejala umum penyakit diabetes yang harus kamu ketahui. Semoga dengan membaca ulasan ini, kamu dapat lebih peka lagi dalam menjaga kesehatan karena kesehatan adalah harta paling berharga.